MALES KERJA

BUAT KAMU YANG MALES KERJA

Dalam hal pekerjaan hanya ada dua pilihan: mencintai pekerjaan atau mengeluh setiap hari.jika tidak bisa mencintai pekerjaan maka kita hanya akan memperoleh 5 “nge“ yaitu ngeluh ,ngedumel,ngegosip ngomel dan ngeyel.iya nggak??Punya masalah dengan semangat kerja??nggak usah stress gitu deh! anda tidak sendirian.banyak orang lain yang punya problem serupa.namun bukan tidak ada solusinya.!

Hampir semua orang pernah mengalami gairah kerjanya melorot.(kayak kolor..)itu lumrah.kata om jansen sinamo ,ahli pengembangan Sumber Daya Manusia dari institut darma mahardika
Jakarta,(wuih..)meski lumrah“impotensi“ kerja harus tetep di obati.Cara terbaik untuk mengatasinya menurut jansen dengan langsung membenahi pangkal masalahnya yaitu motivasi kerja.itulah akar yang membentuk etos kerja.secara sistematis jansen memetakan motivasi kerja dalam konsep yang ia sebut dengan delapan etos kerja profesional.(wah keren amat..)makanya simak…!

Etos pertama:kerja adalah rahmat

Apapun pekerjaan kita entah pengusaha pegawai kantor bahkan kenshusei pun adalah rahmat dari tuhan YME.anugrah itu kita terima tanpa syarat seperti halnya kita menghirup oksigen dan udara tanpa biaya sepeserpun.bakat dan kecerdasan yang memungkinkan kita bekerja adalah anugerah ,dengan bekerja setiap tgl muda atau tanggal tua sesuai dengan perusahaan anda kita akan menerima gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.dengan bekerja kita punya banyak temen dan kenalan.punya kesempatan untuk menambah ilmu dan wawasan.dan masih banyak lagi.semua itu anugrah yang patut di syukuri.sungguh kelewatan jika kita merespons semua nikmat dengan keogah-ogahan.

Etos kedua:kerja adalah amanah

Apapun pekerjaan kita semua adalah amanah.mahasiswa mendapat amanah dari dosen.DPR mendapat amanah dari rakyat.Kenshusei dapat amanah dari perusahaan.etos ini membuat kerja sepenuh hati dan menjauhi tindakan tercela,misalnya korupsi dalam bebagai bentuknya.(termasuk korupsi waktu istirahatnya yang molor..)

Etos ketiga;kerja adalah panggilan

Bukan berarti pekerjaan yang nunggu ada panggilan..(kayak pemadam kebakaran misalnya…awas!pikiranya jangan ngeres ya…)maksudnya Apapun profesi kita semua adalah darma.contohnya seorang perawat memanggul darma untuk mengobati orang sakit.kenshusei mempunyai darma untuk menghasilkan pekerjaan yang bermutu.jika pekerjaan atau profesi di sadari sebagai panggilan kita akan memberikan yang terbaik.kita akan merasa tidak puas jika karya kita kurang baik hasilnya.

Etos keempat;kerja adalah aktualisasi

Apapun pekerjaan kita semuanya merupakan bentuk aktualisasi diri.meski kadang membuat kita lelah bekerja tetep merupakan cara terbaik untuk mengembangkan potensi diri dan membuat kita merasa “ada“.bagaimanapun sibuk bekerja jauh lebih menyenangkan dari pada duduk bengong tanpa pekerjaan.Secara alami,aktualisasi diri itu bagian dari psikososial manusia (kaya orang pinter..padahal kamuflase!!).dengan bekerja misalnya seseorang bisa berjabat tangan dengan rasa PD(bukan partai demokrat lho..) ketika berjumpa dengan teman baru cewek misalnya…’perkenalkan nama saya slamet kenshusei desu,keren
kan??

Etos kelima;kerja itu ibadah

Tak peduli apapun agama atau kepercayaan kita.semua pekerjaan yang halal merupakan ibadah.kesadaran ini pada giliranya akan bisa bekerja secara ikhlas,bukan demi cari uang atau jabatan semata.

Etos ke enam:kerja adalah seni

Apapun pekerjaan kita bahkan seorang peneliti pun semua adalah seni.kesadaran ini akan membuat kita bekerja dengan enjoy seperti halnya melakukan sebuah hobi.

Etos ke tujuh:kerja adalah kehormatan

Seremeh apapun pekerjaan kita misalnya tukang las,tukang potong besi dll itu adalah sebuah kehormatan.jika bisa menjaga kehormatan dengan baik,maka kehormatan lain yang lebih besar akan datang kepada kita.percaya deh….

Etos ke delapan:kerja adalah pelayanan

Apapun pekerjaan kita semua bisa di maknai sebagai pengabdian kepada sesama.

Ya.. pada intinya untuk bisa tetep enjoy kita kudu bisa mencintai pekerjaan..itu emang agak susah…tapi,”imposible is nothing” (kata iklan adidas seh..)Dalam hidup kadang kita memang harus melakukan banyak hal yang tidak kita sukai tapi kita tidak punya pilihan lain tidak mungkin kita mau enaknya saja ada pepatah mengatakan “tak ada mawar yang tak berduri” ,kalau kita mau enak ya kudu bisa ngehalau duri-duri dulu..

Dalam dunia keja duri bisa tampil beragam rupa misalnya gaji kecil,gada lembur teman yang kurang asyik, atasan urusai dan banyak lagi,namun di sini lah kita akan di tempa untuk menjadi lebih siap.sipp!!!

Semoga bermanfaat.

di sadur dari tulisan jansen sinamo @tokoh indonesia.com

http://onoda.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s